SAP Filsafat Islam

SATUAN ACARA PERKULIAHAN FILSAFAT ISLAM

A. INFORMASI UMUM

1. Data Pribadi

NAMA DOSEN : Mutamakkin Billa, Lc., M.Ag PANGKAT/GOLONGAN : Asisten Ahli/IIIB ALAMAT KANTOR : Jl. A. Yani No. 117 Jemur Wonosari Wonocolo Surabaya HARI/JAM & SEMESTER : ALAMAT RUMAH : PP. Bahrul Ulum  Jl. Raya Besukkidul No. 247 Besuk Probolinggo Jatim TEMPAT KONSULTASI : Kantor Jurusan Tafsir Hadis  Fak. Ushuluddin IAIN Sunan Ample Surabaya WAKTU/JAM KONSULTASI : Selasa-Kamis/08.00-15.00 EMAIL ADD : makinbill@gmail.com BLOG : www.makinbill.blogspot.com / www.makinbill.wordpress.com

2. Data Matakuliah

NAMA MATA KULIAH : Filsafat Islam PROGRAM STUDI : Tafsir Hadis BOBOT/SEMESTER : 2 sks/III KELAS/WAKTU: KELOMPOK MATA KULIAH : Pendukung HARI PERKULIAHAN : Selasa-Rabu

B. DESKRIPSI MATA KULIAH

Matakuliah ini mendeskripsikan Filsafat Islam dalam karakteristiknya yang integral-holistik. Bahwa filsafat Islam mengakui kebasahan observasi indrawi, nalar rasional, pengalaman intuitif, dan juga wahyu sebagai sumber-sumber sah dan penting ilmu pengetahuan. Penelusuran atas karakteristik integral-holistik ini dilakukan melalui kajian seputar pengertian filsafat Islam, mencakup obyek forma dan materianya, aliran-aliran dan tokoh-tokohnya, serta peran filsafat Islam bagi problematika manusia modern, seputar hubungan filsafat Islam dengan filsafat Yunani, seputar hubungan filsafat Islam dengan disiplin Islam lainnya, seputar “retakan epistemologis” dunia Islam Timur dan Barat, seputar pemikiran para tokoh filsafat Islam Timur dan Barat yang beraliran paripatetik, dan beberapa tokoh yang beraliran iluminatif. Dengan menguasai karekteristik integral-holistik ini, mahasiswa dapat menerapkannya studi tafsir Alquran, dalam konsentrasi keilmuan yang digeluti.

C. URGENSI MATA KULIAH

Filsafat Islam merupakan matakuliah pendukung pada Jurusan Tafsir Hadis. Kendati demikian, kajian tokoh yang diberlakukan dalam pembelajaran kelas, bernilai sangat penting, terkait objek materia filsafat Islam itu sendiri; persoalan ketuhanan, kemanusiaan, dan alam semesta, yang tak satu filsuf muslim pun melewatkannya. Jika ketiga persolaan tersebut menjadi bahasan pokok semua pemikir muslim dengan latar belakang disiplin keilmuan yang berbeda, maka disinilah letak urgensi matakuliah ini, mahasiswa dapat menggunakan perspektif filsafat Islam guna mempertajam dan memperkaya perbendaharaan analisanya sebagai akademisi muslim.

D. KOMPETENSI MATA KULIAH

No

Kompetensi Dasar

Indikator

1

Memahami Filsafat Islam dan hubungannya dengan disiplin Islam lainnya       Mahasiswa dapat :

  • Menjelaskan Pengertian filsafat Islam, objek materia-formanya, aliran-alirannya, dan perbedaannya dari filsafat Barat, Timur dan Arab;
  • Membuat tabel hubungan filsafat Islam dengan disiplin Islam lainnya; kalam dan tasawuf;
  • Mengkritisi peran filsafat Islam bagi problematika manusia modern ; problem dialog interfaith, dll.

2

Memahami hubungan filsafat Islam dengan filsafat Yunani.      Mahasiswa dapat :

  • Menjelaskan awal persentuhan pemikiran Islam dan Barat (Yunani);
  • Mengkritisi klaim Barat bahwa filsafat Islam pada dasarnya copy paste filsafat Yunani;
  • Mengidentifikasi pergulatan para tokoh muslim dalam invasi pemikiran Yunani ke dalam dunia Islam.

3

Memahami “retakan epistemologis” pemikiran Islam dunia Barat (Maghrib) dan Timur (Mashriq).       Mahasiswa dapat :

  • Menjelaskan konsep “retakan epistemologis”;
  • Menganalisa karakteristik-corak pemikiran dunia Barat dan Timur Islam;
  • Mengklasifikasi para tokoh “pemenggal epistemologi” Timur dan Barat Islam;
  • Mengkritisi konsep “retakan epistemologis”.

4

Memahami pemikiran filsuf muslim dunia Timur Islam ; Al Kindi dan Al Farabi      Mahasiswa dapat :

  • Menjelaskan karir intelektual dan konteks sosial pemikiran filsafat al Kindi dan al Farabi;
  • Mengidentifikasi kegelisahan akademik al Kindi dan al Farabi;
  • Mengurai pemikiran filsafat al Kindi dan al Farabi; persoalan ketuhanan, kemanusiaan, dan alam semesta;
  • Membandingkan pemikiran filsafat al Kindi dan al Farabi;
  • Menerapkan pemikiran kedua tokoh pada problematika sosial-keagamaan.

5

Memahami pemikiran filsuf muslim dunia Timur Islam ; Ibnu Sina       Mahasiswa dapat :

  • Menjelaskan karir intelektual dan konteks sosial pemikiran filsafat Ibnu Sina;
  • Mengidentifikasi kegelisahan akademik Ibnu Sina;
  • Mengurai pemikiran filsafat Ibnu Sina; persoalan ketuhanan, kemanusiaan, dan alam semesta;
  • Membandingkan pemikiran filsafat Ibnu Sina dan al Farabi;
  • Menerapkan pemikiran sang tokoh pada problematika sosial-keagamaan.

6

Memahami pemikiran filsuf muslim dunia Timur Islam ; al Ghazali       Mahasiswa dapat :

  • Menjelaskan karir intelektual dan konteks sosial pemikiran filsafat al Ghazali;
  • Mengidentifikasi kegelisahan akademik al Ghazali;
  • Mengurai pemikiran filsafat al Ghazali; persoalan ketuhanan, kemanusiaan, dan alam semesta;
  • Menyebutkan kritik al Ghazali atas filsafat;
  • Menerapkan pemikiran sang tokoh pada problematika sosial-keagamaan.

7

Memahami pemikiran filsuf muslim dunia Barat Islam ; Ibnu Thufail      Mahasiswa dapat :

  • Menjelaskan karir intelektual dan konteks sosial pemikiran filsafat Ibnu Thufail;
  • Mengidentifikasi kegelisahan akademik Ibnu Thufail;
  • Mengurai pemikiran filsafat Ibnu Thufail; persoalan ketuhanan, kemanusiaan, dan alam semesta;
  • Menyebutkan kritik Ibnu Thufail atas al Ghazali;
  • Menerapkan pemikiran sang tokoh pada problematika sosial-keagamaan.

8

Memahami pemikiran filsuf muslim dunia Barat Islam ; Ibnu Rushd      Mahasiswa dapat :

  • Menjelaskan karir intelektual dan konteks sosial pemikiran filsafat Ibnu Rushd;
  • Mengidentifikasi kegelisahan akademik Ibnu Rushd;
  • Mengurai pemikiran filsafat Ibnu Rushd; persoalan ketuhanan, kemanusiaan, dan alam semesta;
  • Menyebutkan kritik Ibnu Rushd atas al Ghazali;
  • Menerapkan pemikiran sang tokoh pada problematika sosial-keagamaan.

9

Memahami pemikiran filsuf muslim Pasca Ibnu Rushd ; Suhrawardi al Maqtul      Mahasiswa dapat :

  • Menjelaskan karir intelektual dan konteks sosial pemikiran filsafat Suhrawardi;
  • Mengidentifikasi kegelisahan akademik Suhrawardi;
  • Mengurai pemikiran filsafat Suhrawardi; persoalan ketuhanan, kemanusiaan, dan alam semesta;
  • Menerapkan pemikiran sang tokoh pada problematika sosial-keagamaan.

10

Memahami pemikiran filsuf muslim Pasca Ibnu Rushd; Mulla Sadra       Mahasiswa dapat :

  • Menjelaskan karir intelektual dan konteks sosial pemikiran filsafat Mulla Sadra;
  • Mengidentifikasi kegelisahan akademik Mulla Sadra;
  • Mengurai pemikiran filsafat Mulla Sadra; persoalan ketuhanan, kemanusiaan, dan alam semesta;
  • Menerapkan pemikiran sang tokoh pada problematika sosial-keagamaan.

11

Memahami pemikiran filsuf muslim Pasca Ibnu Rushd; Muhammad Iqbal      Mahasiswa dapat :

  • Menjelaskan karir intelektual dan konteks sosial pemikiran filsafat Muhammad Iqbal;
  • Mengidentifikasi kegelisahan akademik Muhammad Iqbal;
  • Mengurai pemikiran filsafat Muhammad Iqbal; persoalan ketuhanan, kemanusiaan, dan alam semesta;
  • Menrapkan pemikiran sang tokoh pada problematika sosial-keagamaan.

 E.    Timeline Perkuliahan

Pertemuan

Hari/Tanggal

Deskripsi Materi

1

 

      Orientasi materi; pendekatan dan metode pembelajaran

2

 

  • Pengertian filsafat Islam, objek materia-formanya, aliran-alirannya, hubungannya dengan disiplin Islam lain; kalam dan tasawuf, dan perbedaannya dari filsafat Barat, Timur dan Arab;
  • Peran filsafat Islam bagi problematika manusia modern ; problem dialog interfaith, dll.

3

 

  • Awal persentuhan pemikiran Islam dan Barat (Yunani);
  • Klaim Barat bahwa filsafat Islam pada dasarnya copy paste filsafat Yunani;
  • Pergulatan para tokoh muslim dalam invasi pemikiran Yunani ke dalam dunia Islam.

4

 

  • Teori “retakan epistemologis” (Gaston Bachelard dan Louis Althusser);
  • Karakteristik-corak pemikiran dunia Barat dan Timur Islam dan Klasifikasi para tokoh “pemenggal epistemologi” Timur dan Barat Islam;

5

 

  • Karir intelektual dan konteks sosial pemikiran filsafat al Kindi dan al Farabi;
  • Kegelisahan akademik al Kindi dan al Farabi;

6

 

  • Pemikiran filsafat al Kindi dan al Farabi; persoalan ketuhanan, kemanusiaan, dan alam semesta;
  • Perbandingan pemikiran filsafat al Kindi dan al Farabi;
  • Kontekstualisasi pemikiran kedua tokoh pada problematika sosial-keagamaan.

7

 

  • Karir intelektual dan konteks sosial pemikiran filsafat Ibnu Sina;
  • Kegelisahan akademik Ibnu Sina;
  • Pemikiran filsafat Ibnu Sina; persoalan ketuhanan, kemanusiaan, dan alam semesta;
  • Perbandingan pemikiran filsafat Ibnu Sina dan al Farabi;
  • Kontekstualisasi pemikiran sang tokoh pada problematika sosial-keagamaan.

8

 

  • Karir intelektual dan konteks sosial pemikiran filsafat al Ghazali;
  • Kegelisahan akademik al Ghazali;
  • Pemikiran filsafat al Ghazali; persoalan ketuhanan, kemanusiaan, dan alam semesta;

9

 

  • Kritik al Ghazali atas filsafat berikut argumentasinya;
  • Kontekstualisasi pemikiran sang tokoh pada problematika sosial-keagamaan.

10

 

U T S

11

 

  • Karir intelektual dan konteks sosial pemikiran filsafat Ibnu Thufail;
  • Kegelisahan akademik Ibnu Thufail;
  • Pemikiran filsafat Ibnu Thufail; persoalan ketuhanan, kemanusiaan, dan alam semesta;
  • Kritik Ibnu Thufail atas al Ghazali;
  • Kontekstualisasi pemikiran sang tokoh pada problematika sosial-keagamaan.

12

 

  • Karir intelektual dan konteks sosial pemikiran filsafat Ibnu Rushd;
  • Kegelisahan akademik Ibnu Rushd;
  • Pemikiran filsafat Ibnu Rushd; persoalan ketuhanan, kemanusiaan, dan alam semesta;

13

 

  • Kritik Ibnu Rushd atas al Ghazali berikut argumentasinya;
  • Kontekstualisasi pemikiran sang tokoh pada problematika sosial-keagamaan.

14

 

  • Karir intelektual dan konteks sosial pemikiran filsafat Suhrawardi;
  • Kegelisahan akademik Suhrawardi;
  • Pemikiran filsafat Suhrawardi; persoalan ketuhanan, kemanusiaan, dan alam semesta;
  • Kontekstualisasi pemikiran sang tokoh pada problematika sosial-keagamaan.

15

 

  • Karir intelektual dan konteks sosial pemikiran filsafat Mulla Sadra;
  • Kegelisahan akademik Mulla Sadra;
  • Pemikiran filsafat Mulla Sadra; persoalan ketuhanan, kemanusiaan, dan alam semesta;
  • Kontekstualisasi pemikiran sang tokoh pada problematika sosial-keagamaan.

16

 

  • Karir intelektual dan konteks sosial pemikiran filsafat Muhammad Iqbal;
  • Kegelisahan akademik Muhammad Iqbal;
  • Pemikiran filsafat Muhammad Iqbal; persoalan ketuhanan, kemanusiaan, dan alam semesta;
  • Kontekstualisasi pemikiran sang tokoh pada problematika sosial-keagamaan.

17

 

      U A S

F. PENDEKATAN, METODE DAN KEGIATAN PERKULIAHAN

Pekuliahan filsafat Islam pada Jurusan Perbandingan Agama (PA) menggunakan pendekatan 8 poin sudut telaah yang –mempertimbangkan kemampuan mahasiswa semester IV- kemudian disederhanakan menjadi 3 poin. Yaitu, telaah atas kegelisahan akademik tokoh (sense of crisis), rujukan-rujukan pemikirannya (prior research on topic), dan pemikiran-pemikiran filsafatnya (philosophical thoughts, theories or concepts).

Metode yang digunakan adalah “reading texts” dan diskusi kelas. Kedua metode ini dapat digambarkan dalam kegiatan sebagai berikut :

  1. Pada pertemuan pertama, dosen membagi mahasiswa dalam kelompok-kelompok per kompetensi dasar (per pertemuan) terdiri dari 3-4 mahasiswa;
  2. Masing-masing anggota kelompok diberi tugas mencari-menyiapkan data-data (referensi) relevan-memadai seputar indikator-indikator kompetensi dasar. Jumlah referensi tersebut ditentukan. Terdiri dari minimal 3 buku relevan/primer dan 2-3 artikel pendukung;
  3. Dari referensi-referensi tersebut, masing-masing anggota kelompok diwajibkan membuat pointer-pointer kesimpulan dilengkapi footnote, kemudian mensingkronkannya dengan pointer-pointer sesama anggota kelompok, untuk selanjutnya diserahkan kepada dosen dan dipertanggung jawabkan pada pertemuan kelas;
  4. Dosen juga mewajibkan seluruh mahasiswa (selain kelompok bertugas) membawa minimal 1 buku referensi filsafat Islam dalam setiap pertemuan, dibaca dan berdiskusi seputar indikator-indikator kompetensi dasar. Dengan demikian, seluruh mahasiswa terlibat aktif dalam “bursa penafsiran sekaligus verifikasi otentisitas dan validitas data”, kompetensi dasar tiap pertemuan pun akan dengan mudah diwujudkan;
  5. Pointer-pointer kesimpulan masing-masing anggota kelompok –setelah direvisi- menjadi komponen tugas individual pada evaluasi perkuliahan.

G. EVALUASI PERKULIAHAN

Evaluasi hasil perkuliahan meliputi komponen berikut :

  1. Ujian Tengah Semester (UTS). Materi yang diujikan meliputi materi perkuliahan kedua sampai materi pertemuan ke-sembilan (bobot 20%);
  2. Ujian Akhir Semester (UAS). Materi yang diujikan meliputi materi perkuliahan ke sebelas sampai materi pertemuan ke-lima belas (bobot 30 %);
  3. Tugas individual, yaitu membuat pointer kesimpulan dari referensi, dipresentasikan-dipertanggungjawabkan pada pertemuan kelas, direvisi, dan diserahkan pada dosen paling lambat pada saat UAS (bobot 30%);
  4. Performan, meliputi kehadiran, performan pada proses diskulis kelas, dan personaliti (bobot 20%)

H. BUKU SUMBER

Afifi, Jamaludin Husain,  A’lâm al-Falsafah al-Islâmiyyah Fî al-Masyriq. Cairo. Dâr ath-Thibâ’ah al-Muhammadiyyah 1998.

Abdul Aziz Dahlan, Prof., Pemikiran Falsafi Dalam Islam, Djambatan, Jakarta: 2003.

Abdullah, M. Amin, Antara al-Ghazali dan Kant; Filsafat Islam, Mizan, Bandung: 2002.

Abdurrazik, Musthafa, Tamhîd Li Târîkh al-Falsafah al-Islâmiyyah. Cairo. Al-Hai’ah al-Misriyah al-‘Âmah Li al-Kitâb, 2007.

Abid, Ali Imam, Nadzariyah Nubuwah Inda Miskawih; Dirasah Naqdiyah, (Alexandria ; Dar Al-Islamiiyah Lith-Thiba’ah wan-Nashr, 2009.

Abu Rayyan, Muhammad Ali, Al Falsafah Al Islamiyyah Syakhshiyatuhu wa Mazahibuha tt: MK. Iskandariyat. tt.

Adian, Donny Gahral, Menyoal Obejektivisme Ilmu Pengetahuan; Dari David Hume sampai Thomas Kuhn, Teraju, Jakarta: 2002.

Afif Muhammad, Dr. MA., Pelangi Islam I; Ragam Corak Pemahaman Islam. Khazanah Intelektual. Bandung, 2005.

Ahmad, Zainal Abidin, Negara Utama (Al Madinah Al Fadhilah), Jakarta : PT Kinta, 1968.

Ahmadi, Abu, Filsafat Islam, Toha Putra Semarang, 1982.

Al-Farabi, Al-Da’awi al-Qalbiyyah, Haidarabad : Dar al-Ma’arif al-Usmaniyah, 1349 H.

Al-Ghazali, Abu Hamid, Ihya Ulum al-Din al-Majlid al-Awwal, Editor Syaikh al-‘Aidarus, Dar al-Jail, Bairut: 1412 H?1992 M.

Al-Ghazali, Abu Hamid, al-Munqidz min al-Dhalal, wa al-muwasshil ila dzi al-Izzah wa al-Jalal, di tahqiq oleh Dr. Jamil Shaliba dan Dr. Kamil ‘Iyad, Dar al-Andalus Lebanon, Beirut, 1967.

Al-Ghazali, Abu Hamid, Ma’rij al-Quds fi Madarij Ma’rofah al-Nafs, Kairo : Maktabah Al-Jund, 1968.

Al-Ghazali, Abu Hamid, Madarij Al-salikin, Kairo : Tsaqofa al-Islamiyah, 1964.

Al-Ghazali, Abu Hamid, Tahafut al-Falasifah, Kairo, Mesir, Matba’ah al-Qahirah, 1903.

Ali Issa Othman, Manusia Menurut al-Ghazali, Terj. Johan Smit, et all, Pustaka Perpustakaan Salman ITB, Bandung: 1981.

Al-Kilani, Dr. Majid, ‘Irsan Misteri Masa Kelam Islam dan Kemenangan Perang Salib, terj. Aspe Sobari Lc dan Amaluddin, Lc, MA, Kalam Aulia Mediatama, 2007.

Al-Najjari, Dr. Abdul Majid, Pemahaman Islam; Antara Rakyu dan Wahyu. Remaja Rosda Karya, 1997.

Al-Nasysyar, Ali Syami, Nasy`ah al-Fikr al-Falsafî Fî al-Islâm. Cairo. Dâr al-Salâm, 2008.

Al-Nasysyar, Aly Syami, Qira’at Al-Falsafah, Kairo : 1967.

Al-Yazijy, Kamal, Al-Nushus Al-Falsafiyah Al-Muyassarah, Beirut : Dar Al-‘ilm li al-Malayin, 1963.

Ar-Razi, Rasail Al-Falsafiyah.e-book, www. Al-mostafa.com. 29 Desember 2010.

Arthur Hyman & James J. Walsh. 1969. Philosophy in The Middle Ages. Newyork. Publish by Happer.

Asy-Syarafa, Dr. Ismail, Ensiklopedi Filsafat, terj. H. Syofiyyullah Mukhlas, MA, Khalifa Pustaka al-Kautsar Grup, Jakarta: 2005.

Atiyeh, George N., Al-Kindi Tokoh Filosof Muslim, Pustaka Bandung, 1983.

Bagus, Takwin Filsafat Timur; Sebuah Pengantar ke Pemikiran-Pemikiran Timur, Jalasutra, Yogyakarta: 2003

Bakry, Hasbullah, Di Sekitar Filsafat Skolastik Islam, Tintamas, Jakarta: 1978.

Barbour, Ian G., Juru Bicara Tuhan Antara Sains dan Agama, terj, E. R. Muhammad, Mizan, Bandung: 2002.

Darwis Hude, Drs. H.M. Et. al, Cakrawala Ilmu dalam Al-Quran. Pustaka Firdaus. Jakarta, 2002.

Dasoeki, Thawil akhyar, Sebuah Kompilasi Filsafat Islam, Semarang : Dina Utama Semarang, 1993.

Daudy, Ahmad, Kuliah Filsafat, Jakarta : Bulan Bintang, 1986.

Daudy, Ahmad, Segi-Segi Pemikiran Falsafi dalam Islam, Jakarta : Bulan Bintang, 1984.

Dr. Abdullatif Abd., Tib Ar-Ruhany Li Ar-Razy, Cairo; Maktabah An-Nahdhah Al-Mashriyah,tt.

Dr. Ahmad Fuad al-Ahwani, Filsafat Islam, penyunting Sutardji Calzoum Bachri, Pustaka Firdaus, Jakarta:1997.

Hamdi, Ahmad Zainul, Tujuh Filsuf Muslim Pembuka Pintu Gerbang Filsafat Barat Modern, LKiS, Yogyakarta: 2004.

Hanafi, A. MA, Filsafat Skolastik, Pustaka al-Husna, Jakarta: 1983.

Hanafi, A. MA, Pengantar Filsafat Islam. Jakarta. PT Bulan Bintang, 1981.

Harb, Ali, Kritik Nalar al-Quran. LKiS. Yogyakarta, 2003.

Nasution, Harun, Islam di tinjau dari berbagai aspeknya, jilid II, jakarta : UI, 1986.

Nasution, Harun, Islam Rasional, Jakarta :  Mizan, tt.

Hasyimsyah Nasution, Dr. MA, Filsafat Islam, Gaya Media Pratama, Jakarta: 2002.

http://kolom-biografi.blogspot.com. 09 Januari 2011.

http://mgmpkimia.wordpress.com/tokoh/ibnu-miskawih-872-932. 09 Januari 2011.

http://mgmpkimia.wordpress.com/tokoh-kimia/al-razi-865-925. 09 Januari 2011.

Imam Muhammad Abu Zahroh, Prof. Dr., Aliran Politik dan Aqidah Dalam Islam, terj, Abd Rahman Dahlan dan Ahmad Qarib, Logos, Jakarta: 1996.

Iqbal, Muhammad, The Reconstruction of Relegious Thought in Islam. Lahore; SH. Muhammad Asharaf. 1960.

Jurnal PSIKOISLAMIKA, Fakultas Psikologi UIN Malang, Vol. IV/ No. 2 Juli 2007.

Khallaf, Abdul Wahab Ilmu Ushuul al-Fiqh, Dar al-Hadits, tk, 1423 H/2003 M.

Lutffi Jum’ah, Muhammad, Tarikh Falasifah Al Islam, Mesir, 19271.

M. Natsir, Kebudayaan Islam; Dalam Presfektif Sejarah, Editor, Endang Saefudin Anshari, Grimukti Pusaka. Jakarta, 1988.

Ma’arif, A. Syafi’I, Peta Bumi Intelektualisme Islam di Indonesia. Mizan. Bandung, 1993.

Madjidi, Busyairi, Konsep Pendidikan Para Filosof Muslim, Yogyakarta : Al-Amin Press, 1997.

Majid, Nurchalis Khazanah Intelektualisme Islam. Bulan Bintang. Jakarta, 1984.

Muhammad Athif Al Iraqy, Al Falsafat Al Islamiyyat. Kairo. Dar Al Ma’arif, 1978.

Munawir, Imam, Mengenal Pribadi 30 Pendekar dan Pemikir Islam dari masa ke masa, Surabaya : PT. Bina Ilmu, 1985.

Musthofa, Ahmad, Filsafat Islam,  Bandung: Pustaka Setia. 1997.

Nadim Al Jisr, Kisah Mencari Tuhan. Terj. A. Hanafi Jakarta Bulan-Bintang, 1976.

Nasution, Harun, Falsafat dan Mistisme Dalam Islam, Bulan Bintang, Jakarta: 1999.

Nasution, Harun, Teologi Islam. Jakarta. UI. 1973.

Oemar Amin Hoesin, Filsafat Islam, Jakarta : Bulan Bintang, 1975.

Rahman, Fazlur, Gelombang Perubahan Dalam Islam. Raja Grafindo Pustaka. Jakarta, 2000.

Russell, Bertrand, Sejarah Filsafat Barat; dan kaitannya dengan kondisi sosio-politik dari zaman kuno hingga sekarang, terj. Sigit Jatmiko, at.all, Pustaka Pelajar, Yogyakarta; 2004.

S. Praja, Prof. Dr. Juhaya, Aliran-aliran Filsafat dan Etika. Yayasan Piara, Bandung: 1997.

Shomali, M. A., Relativisme Etika; Analisis Prinisp-Prinsip Moralitas, terj. Zaimul Am, Serambi, Jakarta: 2005.

Sirajuddin Zar, Prof, Dr, M.A, H. 2007. Filsafat Islam, Filosof dan Filsafatnya. Jakarta. PT. Rajagrafindo Persada. Jakarta.

Sucipto, Hery, Ensiklopedi Tokoh Islam; Dari Abu Bakar Sampai Nashr dan Qardhawi, Mizan: Bandung, 2006.

Sudarsono, Drs, SH, M.Si. 2004. Filsafat Islam. Jakarta. PT. Rineka Cipta. cet. 2.

Taimiyah, Ibn, Dar’u al-Ta’arudh al-Aql wa al-Naql; Menghindari Pertentangan Akal dan Wahyu, terj. Abidi, Munirul M.Ag, Kutub Minar Pustaka Zamzami, Malang; 2004M/1425 H.

Turner, Howard R., Sains Islam Yang Mengagumkan, terj. Zulfahmi Andri, Yayasan Nuansa Cendikia. Bandung, 2004.

http://www.islib.com, “Siapa Yang Rancu; para filosof atau al-Ghazali”, Ahad, 25 November, 2007.

www.makinbill.blogspot.com

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s